Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2024

LAYANGAN TANPA BENANG (AKU YANG TERLALU BANYAK HIDUP DENGAN HARAPAN)

Gambar
 LAYANGAN TANPA BENANG Insan jenaka itu saling menghibur melipur lara, yang menerbangkan beberapa kata kalimat yang begitu fasih melangitkan harapan 2 insan yang mengisi kekosongan waktu Dentungan jam membangkitkan lamunan diseperempat jalan layang-layang jatuh ia mengambilnya dengan sendu ia lihat layang-layang itu tanpa benang yang melilitnya Ia bebas terbang kemana saja namun juga jatuh, saat angin perlahan menipis dilihatnya sobekan kerta di layang-layang itu imaginasi ku bermain: "layang-layang saja yang terbang bebas tanpa lilitan benang juga bisa jatuh disobek oleh kerasnya angin membawanya terbang" KEBEBASAN, layang- layang tak pernah meminta untuk diikat atau dilepas ia hanya menumpang hati padanya belabuh mau di apakan dia? tergantung pada siapa? MERELAKAN, mungkin yang melepas terbakar api emosi yang mengharuskannya untuk mundur dan memotong ikatannya. BERKORBAN, bahkan melepaskan mu butuh pengorbanan yang cukup panjang hingga sampai pada titik paling ikhlas. RINDU...