ZAKA



ZAKA

Hai tuan, bagaimana kabar mu?

pagi ini aku senang sekali melihat story kebahagiaanmu

bersama kawan-kawan mu

Rindu relung ini dengan jenaka tuan

ingin menyapa, tapi takut buat ricuh

ntar kamu benci, dan aku hmmm


Tuan, selamat berbahagia

meski keadaan ku disini sedikit merana, hancur, lebur

diserang derasnya ombak, namun ternyata omba yang mengguncang di dalam batu tak kuasa tertahan

ia pecah hancur, tak menahu air atau daratan


Tuan, maaf aku tidak pandai menjaga diriku

Aku fikir, kau pilihan, tapi itu hanya angan

aku terhempas dalam lamunan bahagia ku saat bersama mu

tuan, maaf aku merindu sekuat ini


maaf ketidak pekaan dan ketidak mampuan ku membuat mu ragu dan khawatir.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ku kira kau senja, salah kau hanya sementara

Karna Surga Berada di Kaki Wanita.

Anak kelinci dengan cintanya