Monment Indah itu Bukan Milik Ku


Setiap detik adalah moment, setiap hembusan nafas adalah kesempatan dan keberkahan, setiap ke gagalan adalah proses menuju keberhasilan, setiap hal buruk pasti ada secercah kebaikan, setiap yang baik akan ada ketidak sempurnaan, setiap waktu yang di rajut bersamanya adalah kenangan yang ku rindukan.


Bagaimana tuan, aku rindu.

Tapi dekapanmu terlalu jauh untuk ku raih

Kau memberi jarak begitu jelas dan pasti

Ego ku yang luluh kala itu menjadi es kutub utara lagi


Tak berani ku sentuh, jemari mu.

Tak berani ku sapa kabar mu

Tak berani ku mengatakan rindu


Di tempat itulah kau sadar aku tidaklah berharga

Kau menjauh dengan tepatnya

Menjelaskan hubungan saat itu adalah moment indah yang tak ku miliki

Jelas katamu, tak ku bantah sedikitpun


Logika menetralisir gemuruh hati

Menata merapikan gejolaknya

Riweh perasaan wanita inii

Untung saja aku wanita yang tak baperan kala itu, meskipun endingnya baru terasa ketika hilang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ku kira kau senja, salah kau hanya sementara

Karna Surga Berada di Kaki Wanita.

Anak kelinci dengan cintanya